HENTIKAN HUKUMAN FISIK DI SEKOLAH
Jejak Info
Minggu, 03 Juni 2007 18:56:45
Hentikan Hukuman Fisik pada Pendidikan Anak
Jakarta-RoL– Himpunan Pendidik Anak Usia Dini Indonesia DKI (Himpaudi DKI), Komnas HAM, Forum PAUD, dan Depkdiknas secara bersama membuat Deklarasi Penghentian Penghukuman Fisik Dalam Pendidikan Pada Anak.
Ditemui di sela-sela deklarasi di Jakarta, Minggu, anggota Komnas HAM Habib Chirzin menyatakan, deklarasi tersebut dilandasi keprihatinan terhadap masih banyaknya kasus tindak kekerasan terhadap anak usia dini oleh para orang tua.
Di tingkat dunia, katanya, penggodokan penghentian kekerasan terhadap anak sudah dilakukan sejak 25 tahun lalu melalui Unesco. Sedangkan di Indonesia baru dideklarasikan sekarang.
Dari penelitian yang kami lakukan, pendidikan anak secara persuasif ternyata lebih mengena dibandingkan jika diberikan dengan cara kasar, kata Habib Chirzin.
Melalui deklarasi itu, katanya, pihaknya meminta para orang tua segera menghentikan kekerasan fisik terhadap anak. Kekerasan fisik pada anak antara lain dilakukan dengan cara menjewer, menempeleng, memukul dengan tangan kosong, memukul dengan alat, menendang, dan lain-lain.
Pola berpikir anak yang mendapat banyak kasih sayang, jauh lebih maju dari pada anak usia dini yang selalu mendapat kekerasan dari para orang tuanya, katanya.
Sekjen Himpaudi DKI Yupi AM Natakusumah menambahkan, kemajuan pola berpikir anak juga ditentukan oleh tingkat kemampuan ekonomi orang tuanya.
Anak yang berasal dari keluarga berkecukupan ternyata lebih cerdas dari anak-anak yang kedua orang tuanya kurang mampu, kata Yupi.
Alasannya, kata dia, tingkat emosi orang tua yang secara ekonomi berkecukupan cenderung lebih rendah daripada orang tua yang secara ekonomi kurang mampu.
Sementara itu pada deklarasi yang dihadiri sekitar 5.000 peserta yang terdiri atas anak-anak dan orang tua, panitia penyelenggara juga menggelar pameran karya anak, lomba lukis, dan dialog interaktif yang juga dihadiri Walikota Jakarta Pusat Muhayat dan Ketua Penggerak PKK Ny Fauzi Bowo. Acara deklarasi tersebut sekaligus merupakan puncak peringatan.
Hardiknas di Provinsi DKI. Sebelumnya berbagai lomba dan pameran dilakukan di empat wilayah Jakarta dan Bekasi. antara
(red)
Sumber: Republika Online